by

Apa itu Masokis? Cek Faktanya yuk agar Lebih Waspada

Apa itu Masokis? Masokis adalah kelainan seksual dengan orientasi kekerasan. Jika Bunda pernah mendengar atau bahkan menonton filem Fifty Shades Gery, mirip dengan itu. Masokis adalah orinetasi seksual yang disertai dengan kekerasan, hinaan dan pelecehan. Sedangkan BDSM (Bondage, Discipline, Domination, Submission, Sadism & Masacochism)

Namun beberapa pakar mengatakan kalau Masokis dan BDSM adalah sama. Yaitu orientasi seksual yang disertai dengan kekerasan dan sadistis. Pendeknya, seseorang hanya akan terangsang bahkan klimaks seksual jika ia disiksa, dihina, bahkan dilecehkan di depan umum.

Kelainan seks tersebut biasanya dimulai sejak menginjak dewasa. Bunda sekalian, perlu diketahui beberapa fakta mengenainya. Agar bisa mencegah keturunan mengidap penyakit itu. Karena di kota besar, banyak sekali pelakunya. Mari kita cek beberapa faktanya berikut.

Apa itu Masokis? Ini Faktanya di Masyarakat

1. Kelainan disebabkan perilaku sejak kecil

Penelitian menunjukkan, Masokis masuk dalam penyakit mental. Dan ini dipicu trauma sejak kecil. Bahkan di Amerika Serikat pengidap Masokis disebabkan perilaku keluarga.

Bunda sekalian, Masokis hanya bisa dideteksi ketika sudah dewasa. Tidak bisa sejak kecil. Maka berhati-hati lagi ya dalam mendidik anak dan juga emosinya.

2. Senang dengan Rasa Sakit

Pernah nonton film Fifty Shades Grey? iya film itu dilarang di banyak negara. Karena isinya adalah penyimpangan seksual. Seorang wanita menjalin kontrak dengan lelaki untuk melakukan seks menyimpang berupa penyiksaan.

Wanita ataupun lelaki penderita Masokis suka dengan rasa sakit. Misalnya hinaan, pelecehan seksual bahkan tak sedikit yang suka dengan darah. Ketika dia dicambuk atau dikuliti dengan pisau, dia justru bisa mencapai klimaks seksual.

3. Perilaku Masokis jadi Trend di Banyak Negara

Mengutip laman Britannica, istilah ini diambil dari nama Chevalier Leopold von Sacher-Masoch, seorang Austria yang banyak menulis tentang mendapatkan kepuasan dengan cara dipukuli dan ditundukkan.

Di benua kulit putih, perilaku seks begini dianggap lumrah. Makanya, menginveksi banyak negara bahkan menjadi trend di kalangan anak muda. Atau di kalangan pasutri yang ingin fantasi seks berbeda. Alasan mereka adalah menghilangkan kebosanan.

4. Masokis Merusak Masa Depan

Selain bertentangan dengan norma agama, moral, perilaku ini juga merusak masa depan bangsa. Sebagai contoh seorang wanita akan sukarela menjadi budak seks seseorang. Bahkan ia disiksa, dicambuk sampai berdarah tidak akan melawan. Di Indonesia, kasus Masokis pada usia 12-40 tahun demikian banyak. Hanya saja tidak diekspos atau mungkin tidak diketahui publik.

Perbudakaan seks secara sukarela menghancurkan tatanan moral di masyarakat. Tentu saja efeknya rumah tangga, keturunan dan juga hubungan sosial di masyarakat akan terganggu.

Nah, bunda sekalian, mari pelajarai sisi buruknya Masokis dan bentengi anak dari perilaku seks menyimpang. Tentu saja dengan bimbingan agama yang benar. Semoga Allah menolong generasi bangsa ini dari penyimpangan yang menyebabkan kehancuran ummat.

Penulis: Admin

Gravatar Image
Penyuka makanan pedas dan seorang ibu rumah tangga anak dua. Sedang belajar menulis cerita yang baik dan benar. Lulusan Teknik Informatika UNSIQ Wonosobo. Sedang menekuni belajar bahasa Indonesia dan tata bahasa...

Rekomendasi Pembaca