by

Jarang Disadari Ternyata Ini Arti Hadits Belajar alquran yang Sebenarnya

Hadits Belajar alquran – Seorang muslimah hendaknya paham akan kitab sucinya. Dan dalam agama islam, banyak sekali keutamaan mengenai membacanya, apalagi jik mengamalkan isinya.

Di Indonesia sedang marak orang membentuk kelompok kemudian membaca alquran bersama-sama. Dan mereka, menamakan diri dengan bermacam-macam. Nah, salah satu pegangan mereka dalam beramal tersebut adalah hadis berikut,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

خيركم من تعلم القرآن وعلمه

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya”. (HR. Bukhori)

Menurut Syaikh Ibnu Utsaimin, “Al-Qur’an itu diturunkan untuk tiga tujuan : beribadah dengan membacanya, memahami makna dan mengamalkannya”

Sehingga, makna sebenarnya dari hadis tersebut tidak berhenti pada membaca dan mempelajari cara membacanya saja. Namun makna sebenarnya harus mencakp beberapa perkara, yaitu:

  • Mempelari cara membaca
  • Membacanya
  • Mempelajari  tafsirnya
  • Beribadah dengannya

Imam Ibnul Qoyyim rahimahullahu menjelaskan maknanya tersebut di atas  :

وتعلم القرآن وتعليمه يتناول تعلم حروفه وتعليمها , وتعلم معانيه وتعليمها

Mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya mencakup:

  1. Mempelajari dan mengajarkan huruf-hurufnya
  2. Mempelajari dan mengajarkan makna-maknanya

وهو أشرف قسمي تعلمه وتعليمه , فإن المعنى هو المقصود , واللفظ وسيلة إليه ,

Yang terakhir inilah (yaitu no.2, pent.) merupakan jenis mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya yang paling mulia, karena makna Al-Qur’an itulah yang menjadi tujuan yang dimaksud, sedangkan lafadz Al-Qur’an  adalah sarana untuk mencapai maknanya. 

فتعلم المعنى وتعليمه تعلم الغاية وتعليمها

Maka  mempelajari dan mengajarkan makna-maknanya (hakekatnya) adalah mempelajari dan mengajarkan tujuan.

وتعلم اللفظ المجرد وتعليمه  تعلم الوسائل وتعليمها

sedangkan mempelajari dan mengajarkan lafadz semata (hakekatnya) adalah mempelajari dan mengajarkan sarana

وبينهما كما بين الغايات والوسائل “

Dan (perbandingan) diantara keduanya seperti perbandingan antara tujuan dan sarana.

Kesimpulannya, para penghafal alquran di pondok atau lainnya pun, akan meneruskan pada belajar tafsir. Maka kita yang tinggal di lingkungan awam, jangan sampai putus pada belajar tajwid kemudian membacanya saja.

Tapi capai tingkatan paling tinggi. Sehingga akan menjadi manusia sesuai dengan hadis belajar alquran yang sudah disebutkan di muka.

Selamat membaca dan langsung praktek saja. Jangan lupa klik share artikel ini.

Penulis: Admin

Gravatar Image
Penyuka makanan pedas dan seorang ibu rumah tangga anak dua. Sedang belajar menulis cerita yang baik dan benar. Lulusan Teknik Informatika UNSIQ Wonosobo. Sedang menekuni belajar bahasa Indonesia dan tata bahasa...

Rekomendasi Pembaca