by

Inspiratif, Jualan Sambal doang Seminggu Raup 9 Juta, Ini Rahasianya

Yusri Azis dan istrinya yang bernama Nur Jannah Tan Jia Hui kehilangan pekerjaan karena Movement Control Order (MCO) atau dalam bahasa singkat pembatasan berskala besar. Restoran tempat keduanya bekerja tutup sejak dua bulan lalu.

Sayangnya, keduanya adalah tunanetra. Tapi rezeki tidak bisa diprediksi, Allah membaliknya nasibnya. Tangan pintar keduanya kembali meracik masakan lezat laiknya ketika di restoran. Masakan itu diberi nama sambal hitam.

Bukan hanya di Indonesia, di negeri Jiran  Malaysia pun sama pandemi Covid-19 membuat banyak orang kehilangan pekerjaan dan penghasilan tetap, terlebih pandemi sudah berlangsung lebih dari satu tahun.

Kisah Sukses Yus Jualan Sambal

Bermula dari unggahan di sebuah akun Facebook, Yusri dan suaminya mendirikan toko kecil yang menjual sambal khas. Siapa sangka bahwa usaha kecil itu kemudian berkembang hingga ke seluruh Malaysia.

Hebatnya lagi, mereka mampu meraup pendapatan 9 juta dalam 1 pekan saja.  Berikut hasil tangkapan gambar unggahan kedua pasangan tunanetra tersebut.

Resep sambal

Unggahan tersebut kemudian diretwet oleh orang baik. Hingga kemudian viral di seluruh Malaysia. Dilansir dari dood.detil.com, Kamis (10/6/2021) Yus dan pasangannya berhasil menjual ratusan botol sambal.

Jika dihitung total pendapatannya dalam beberapa jam sekitar 2 juta atau RM600. Totalnya adalah 82 botol Sambal Hitam Pahang, 3 piring porsi, 1 botol sambal bebas gula, dan 1 botol pemanis stevia.

Tak berhenti sampai di situ, rupanya publik terus penasaran. Sampai-sampai toko Yus dan pasangannya di Shoppe diburu oleh orang yang penasaran atau orang yang ingin ketagihan sambal tersebut.

Cara membuat sambal yang enak

Zed Li dari Shopee Malaysia mengatakan, “Sangat luar biasa menyaksikan penjual lain melangkah maju dan membimbing Yusri tentang cara meningkatkan penjualannya. Kisah Yusri adalah contoh bagaimana kami membuat e-commerce dapat diakses oleh semua orang.”

Rahasia Sukses Bisnis Kuliner

Sambal Nyet, adalah kuliner Malaysia yang belum lama muncul. Namun dalam kurun 3 bulan pemiliknya mampu meraup keuntungan sampai 3 miliar lebih.

Adalah Khairul Aming, owner dari sambal nyet.

Ia membocorkan bahwa rahasia suksesnya cuma menjalin komunikasi yang baik dengan pembeli. Sebagai contoh, soal tingkat kepedasan. Ia selalu menerima masukan dari pembeli dan menyesuaikan selama beberapa waktu.

“Dari segi rasa dan kepedasan tentunya saya selalu menerima masukan dari pembeli, agar bisa memperbaikinya. Sekarang semua sambal saya dimasak lebih lama. Saya tambahkan lebih banyak bawang putih agar aromanya sedap. Tingkat kepedasannya juga saya tambahkan agar lebih nampol,” tutur Khairul.

Pandemi bukan berarti kematian. Jika kamu berniat, pasti bisa. Sekarang, apa inspirasi yang bisa kamu dapatkan dari kisah sukses keduanya? selamat berkarya.

Penulis: Admin

Gravatar Image
Penyuka makanan pedas dan seorang ibu rumah tangga anak dua. Sedang belajar menulis cerita yang baik dan benar. Lulusan Teknik Informatika UNSIQ Wonosobo. Sedang menekuni belajar bahasa Indonesia dan tata bahasa...

Rekomendasi Pembaca